Sanggar Gedek dalam dedikasinya turut memperingati HUT Kota Depok ke XII dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011. Pada awal Mei 2011 menyelenggarakan Lomba dan Pentas Seni Anak-anak, tepatnya pada hari Sabtu tanggal 7 Mei 2011 di Gedung Balai Rakyat-Beji-Depok.
Lomba yang diselenggarakan oleh Sanggar Gedek adalah Lomba Mewarnai dan Melukis bagi anak-anak TK, SLB, dan SD di Kota Depok dan sekitarnya. Lomba diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai sekolah tingkat TK, SLB, dan SD. Kegiatan berlangsung selama 2 jam dari jam 10.00 s/d 12.00 Wib.
Lomba dibagi 4 kelompok, yaitu Kelompok A untuk Mewarnai TK, Kelompok B untuk menambah dan mewarnai tingkat SD (kelas 1 s/d 3), Kelompok C untuk melukis tingkat SD (kelas 4 s/d 6) sedangkan satu kelompok lagi adalah Kelompok SLB untuk mewarnai. Tema dalam lomba kali ini antara lain sebagai berikut :
- Mewarnai TK dengan tema Hari Pendidikan Nasional
- Mewarnai SLB dengan tema Lingkungan Hidup
- Mewarnai dan menambah tingkat SD (kls 1 s/d 3) dengan tema Keindahan Alam
- Melukis untuk tingkat SD (kls 4 s/d 6) dengan tema Memperingati HUT Kota Depok XII
| LULU (kiri) sebagai JUARA I Tingkai SD (kls 1 s/d 3) |
| LALA sebagai JUARA I Tingkat SD (kls 4 s/d 6) |
| ANISA (kiri) sebagai JUARA I Mewarnai Tingkat SLB |
| CINTA (tengah) sebagai JUARA I Tingkat TK/PAUD |
Untuk kegiatan pentas seni, sanggar Gedek menghadirkan operet Anak-anak, kelompok seni peran ini dibawah asuhan Ibu WIWIK dan Ibu DEWI. Anak-anak SD dan SLTP kali ini membawakan cerita "RAPAT TIKUS" dengan aneka kostum dan poperti yang cerah dengan dominasi warna hitam. Cerita tersebut dapat dibawakan oleh anak-anak dengan baik.
Disamping operet anak-anak, juga tampil Fery Sungsang dengan gitarnya, membawakan beberapa lagu untuk menghibur para peserta maupun hadirin yang datang saat ini di Balai Rakyat. Tak ketinggalan Joko dengan Baseknya.
Kegiatan Lomba dan Pentas Seni Anak-anak Depok berlangsung hingga jam 15.00 Wib. Kegiatan tersebut merupakan sebuah apresiasi dari Sanggar GEDEK kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak usia dini dalam bidang kesenian. Acara berlangsung sukses berkat adanya kerjasama dengan Sanggar AYODYAPALA, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok. Tak lupa partisipasi para seniman yang tergabung dalam Rumah Budaya Depok, seperti Agus, Budi Mabal, Ucok Medan, Rudy, Chapello, Nining, Andi, Oleng, dan lain-lain.
| Saat para panitia bersantai (Joko, Nining, Chapel, Pance dan Jimbrong) |
| Panitia Pendaftaran peserta lomba (Dewi dan Andi) |
| Jimbrong, Agus, dan Ucok Medan |
| Budi dan Chapello di stand kerajinan Bambu |
| Piala bagi pemenang lomba |
Siang itu hujan turun bersamaan acara anak-anak, namun acara tetap berlangsung sesuai jadwal. Peserta lomba maupun anak-anak yang ikut pentas dalam operet anak-anak tetap bersemangat mengikuti acara hingga selesai.
Sore hujan masih mengguyur Balai Rakyat, panitia pun sibuk berbenah diri sambil bersantai dan berbicang-bincang menanti redanya hujan. Akupun mengambil kesempatan itu sambil menghangatkan tubuh dengan secangkir kopi panas. Tak lama berselang senja mulai merayap menyelimuti alam sekitar, dalam lelah dan kantuk aku melangkahkan kaki meninggalkan Balai Rakyat. Entah di esok hari mungkin sepi kembali seperti hari-hari biasa, Balai Rakyat wadah segala kegiatan bagi kita semua yang akan berkreasi dan berani tampil dihadapan masyarakat, semoga kou kan selalu ramai dalam aktifitas seni guna perkembangan budaya Depok........................ (Daniel Ariyanto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar